Maumolo — Yayasan Felix Maria Go (YFMG) kembali menorehkan langkah nyata dalam upaya pemberdayaan dan pengembangan wilayah pedesaan dengan membangun sebuah tugu selamat datang di Kuan Maumolo. Kehadiran tugu ini bukan sekadar struktur fisik biasa, melainkan sebuah monumen yang sarat makna dan menjadi penanda penting bagi perjalanan panjang Desa Maumolo menuju masa depan yang lebih cerah.
Tugu selamat datang tersebut dibangun oleh YFMG sebagai bentuk penegasan identitas Desa Maumolo yang terus berkembang ke arah yang lebih baik. Pembangunan tugu ini mencerminkan keseriusan YFMG dalam mendukung kemajuan desa, tidak hanya melalui program-program sosial dan pendidikan, tetapi juga melalui pembangunan infrastruktur simbolis yang mampu membangkitkan kebanggaan warga setempat.
Kuan Maumolo, sebagai pusat kehidupan masyarakat di wilayah tersebut, kini memiliki penanda baru yang akan menyambut setiap orang yang memasuki kawasan desa. Tugu ini diharapkan menjadi wajah pertama yang dilihat oleh para tamu, pendatang, maupun warga lokal yang pulang kampung, sekaligus menjadi pengingat bahwa Maumolo adalah desa yang terus bergerak maju dan tidak berhenti berkembang.
YFMG, yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan, memandang pembangunan tugu ini sebagai investasi jangka panjang bagi komunitas Maumolo. Yayasan yang bernaung di bawah tokoh filantropi Fransiscus Go ini konsisten memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, dan pembangunan tugu ini merupakan salah satu wujud konkret dari komitmen tersebut.
Semangat yang diusung dalam pembangunan tugu ini terangkum dalam sebuah kalimat inspiratif yang menjadi tagline komunitas Maumolo, yakni “Maumolo Belajar, Maumolo Bertumbuh.” Kalimat sederhana namun penuh makna ini mencerminkan filosofi pembangunan yang dipegang teguh oleh YFMG dan masyarakat Maumolo, bahwa kemajuan sejati lahir dari proses belajar yang tak pernah berhenti dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Tagline tersebut juga mengandung pesan mendalam bahwa Desa Maumolo bukan desa yang statis dan terjebak dalam ketertinggalan. Sebaliknya, Maumolo adalah komunitas yang dinamis, yang terus belajar dari pengalaman, menyerap ilmu dari berbagai sumber, dan menerapkannya dalam kehidupan nyata demi tercapainya kesejahteraan bersama yang merata bagi seluruh warganya.
Keberadaan tugu selamat datang ini juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya rasa memiliki dan kebanggaan di antara warga Maumolo. Ketika sebuah komunitas memiliki simbol identitas yang kuat, rasa persatuan dan solidaritas antar warga pun cenderung menguat, menciptakan fondasi sosial yang kokoh sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di era modern.
Pembangunan tugu ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk dari **Yayasan Felix Maria Go** yang selama ini menjadi motor penggerak berbagai program sosial kemasyarakatan di wilayah tersebut. Sinergi antara yayasan dan komunitas lokal menjadi kunci keberhasilan proyek ini, menunjukkan bahwa kolaborasi yang solid antara lembaga filantropi dan masyarakat dapat menghasilkan dampak yang nyata dan berkelanjutan.
Dengan berdirinya tugu selamat datang di Kuan Maumolo ini, YFMG telah meletakkan satu lagi batu bata dalam bangunan besar bernama kemajuan Desa Maumolo. Ke depan, diharapkan semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk turut berkontribusi dalam pembangunan desa, sehingga Maumolo benar-benar dapat mewujudkan visinya sebagai desa yang terus belajar, terus bertumbuh, dan menjadi kebanggaan seluruh warganya kini dan di masa yang akan datang.





