Skip to content

UMKM Bidang Peternakan Masuk Program Bedah UMKM by Fransiscus Go

Facebook
WhatsApp
Twitter
Email
Print

Program Bedah UMKM yang digagas oleh Fransiscus Go terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur. Minggu, 22 Maret 2025, giliran Joyce’s Farm di Daerah Koko, Kelurahan Bansose, Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang mendapat support dari Bedah UMKM support by Fransiscus Go.

Joyce’s Farm merupakan sebuah peternakan babi UMKM dengan kandang tradisional yang mengunakan system SBO atau sisa bahan organic untuk membudidayakan anakan babi yang kemudian dijual jika sudah berada pada usia yang cukup sesuai permintaan pasar.

Dokter Joice Nino, penerima Program Bedah UMKM ini mengaku senang dengan adanya bantuan bagi UMKM non halal yang dia minati. Peternakan miliknya sudah lama berdiri, dan saat ini kehabisan bibit anakan babi.

“Puji Tuhan sudah enam tahun UMKM peternakan babi saya berdiri dan baru kali ini saya mendapatkan support anakan babi,” ujar Vitalis.

dr Joice mendapatkan lima ekor anakan babi dengan usia 2 bulan 16 hari, dengan 4 betina dan 1 jantan, dan jika sudah memasuki usai 4 bulan, babi tersebut akan dikawinkan untuk mendapatkan kurang lebih 40 ekor anakan babi. Dia menambahkan jika bisnis babi ini sangat menjanjikan dan jika dilakukan dengan pengawasan yang baik setiap harinya maka akan sangat menghasilkan bagi pelaku usaha.

Program Bedah UMKM support by Fransiscus Go akan terus hadir dan memberikan dampak positif bagi UMKM di NTT. Dengan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak UMKM yang dapat tumbuh dan berkembang.

“Tujuan kami dengan membantu Joice’s Farm maka akan hadir kelompok kelompok peternakan babi baru yang tidak hanya fokus pada konsumtif namun pada pembudidayaan,” jelas Garry Liu, Programme Director Bedah UMKM.

Berita Terkait

TERKINI