Kotenwalang – Fransiscus Go melakukan kunjungan lapangan ke Kampung Kotenwalang, Desa Latonliwo, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, pada Minggu (17/05/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari upayanya untuk menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah terpencil guna memahami secara langsung kondisi kehidupan warga di tingkat akar rumput.
Kampung Kotenwalang dihuni oleh sekitar 138 kepala keluarga yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Mayoritas warga mengolah sawah tadah hujan yang kondisinya sangat bergantung pada curah hujan musiman, sehingga kegiatan bertani hanya dapat dilakukan satu kali dalam setahun.
Keterbatasan pola tanam tersebut menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi warga dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Dengan penghasilan yang hanya datang sekali dalam setahun dari hasil panen, banyak warga yang terpaksa mencari sumber pendapatan tambahan di luar sektor pertanian.
Di bidang pendidikan, Desa Latonliwo telah memiliki fasilitas berupa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Keberadaan dua lembaga pendidikan tersebut menjadi modal penting bagi generasi muda desa agar dapat mengakses pendidikan dasar tanpa harus menempuh jarak yang jauh ke wilayah lain.
Namun demikian, fasilitas ekonomi di desa ini masih sangat terbatas. Hingga saat ini, Kampung Kotenwalang belum memiliki pasar desa, sehingga aktivitas jual beli warga masih sepenuhnya bergantung pada pasar yang berlokasi di tingkat kecamatan.
Kondisi ini dinilai menyulitkan warga, terutama mereka yang tidak memiliki kendaraan atau harus mengeluarkan biaya transportasi tambahan hanya untuk melakukan transaksi perdagangan sehari-hari. Ketiadaan pasar lokal juga membatasi ruang gerak pelaku usaha kecil yang ingin memasarkan hasil produksi mereka.
Dalam kunjungannya, Fransiscus Go menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga setempat. Ia menggali berbagai potensi desa yang belum teroptimalkan serta mendiskusikan langkah-langkah konkret yang dapat diambil bersama agar potensi tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.
Fransiscus Go menegaskan bahwa mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat merupakan langkah yang tidak dapat digantikan oleh cara lain. Menurutnya, pemahaman mendalam tentang kondisi lapangan adalah fondasi utama dalam menyusun program kerja yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Kunjungan ke Kampung Kotenwalang ini mencerminkan komitmen Fransiscus Go untuk tidak hanya hadir di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau pelosok-pelosok yang selama ini kerap luput dari perhatian. Ia berharap dialog yang terjalin hari ini menjadi titik awal dari kerja sama jangka panjang antara dirinya dan masyarakat Desa Latonliwo.
Warga setempat menyambut kedatangan Fransiscus Go dengan antusias dan terbuka. Kehadiran sosok yang bersedia turun langsung ke desa terpencil tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat Kotenwalang bahwa suara dan kebutuhan mereka akan didengar serta diperjuangkan dalam kebijakan yang lebih luas ke depannya.




