FLORES TIMUR — Yayasan Felix Maria Go (YFMG) terus mendorong peningkatan pengetahuan dan keterampilan generasi muda melalui edukasi pertanian berkelanjutan. Kali ini, YFMG menghadirkan kegiatan edukasi budidaya hidroponik di Katon Walang, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan dunia pertanian dengan pendekatan yang lebih menarik, praktis, dan mudah dipahami. Melalui edukasi tersebut, peserta diajak melihat bahwa pertanian tidak hanya berkaitan dengan aktivitas tradisional, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan melalui teknologi dan inovasi.
Dalam kegiatan ini, YFMG menghadirkan Andre Setiawan sebagai instruktur pertanian. Ia mendampingi peserta untuk mengenal teknik budidaya hidroponik, mulai dari pemahaman dasar hingga praktik langsung yang memberikan pengalaman belajar secara lebih nyata.
Melalui metode pembelajaran praktik, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal cara menanam tanaman menggunakan sistem hidroponik. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu peserta memahami proses budidaya sekaligus meningkatkan ketertarikan mereka terhadap sektor pertanian.
Hidroponik merupakan salah satu metode budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media utama. Dengan memanfaatkan air yang mengandung nutrisi, metode ini dapat menjadi alternatif bercocok tanam, terutama di lingkungan yang memiliki keterbatasan lahan.
Pengenalan teknik hidroponik juga membuka wawasan peserta mengenai beragam cara mengembangkan potensi pertanian. Pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal untuk mencoba kegiatan budidaya secara mandiri maupun mengembangkan usaha produktif di masa mendatang.
Bagi YFMG, edukasi pertanian tidak hanya bertujuan menyampaikan pengetahuan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, dan kemandirian. Generasi muda diharapkan mampu melihat potensi yang ada di lingkungan sekitar sebagai peluang untuk menciptakan kegiatan yang bermanfaat.
Melalui kegiatan di Katon Walang, YFMG ingin menanamkan pemahaman bahwa masa depan yang lebih baik dapat dimulai dari pengetahuan yang dipelajari dan dikembangkan sejak dini. Pertanian menjadi salah satu bidang yang dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk berinovasi sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan pangan.
Semangat tersebut sejalan dengan pentingnya memperkenalkan pertanian berkelanjutan kepada generasi muda. Dengan pembelajaran yang tepat dan pendampingan yang berkesinambungan, pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui edukasi hidroponik ini, Yayasan Felix Maria Go berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mempelajari pertanian dan berani mengembangkan potensi dirinya. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen YFMG untuk menumbuhkan pengetahuan, kemandirian, dan harapan melalui pendidikan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.





