Skip to content

Belajar Sambil Bermain, Siswa Bimbel Arrayyan Jelajahi Ekosistem di Nara Kupu Village Depok

Facebook
WhatsApp
Twitter
Email
Print

Depok — Belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas dengan buku dan papan tulis. Itulah filosofi yang dipegang teguh oleh pengelola Bimbel Arrayyan ketika memutuskan membawa anak-anak didiknya ke sebuah tempat yang luar biasa: Nara Kupu Village, sebuah taman kehidupan yang berlokasi di Jalan Garuda 4, Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.

Kegiatan pembelajaran luar ruang ini menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para siswa Bimbel Arrayyan. Di tempat ini, anak-anak tidak hanya diajak duduk membaca materi tentang alam, melainkan juga merasakannya secara langsung dengan seluruh indera mereka. Konsep inilah yang membedakan Nara Kupu Village dari sekadar tempat wisata biasa.

Nara Kupu Village menawarkan pendekatan belajar yang holistik dan menyenangkan. Anak-anak diajak untuk berinteraksi langsung dengan berbagai makhluk hidup yang menjadi bagian dari ekosistem alami. Pengalaman ini dirancang agar setiap anak dapat membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia di sekitar mereka.

Salah satu kegiatan yang paling diminati adalah memberi pakan kepada hewan-hewan yang ada di sana. Aktivitas sederhana namun bermakna ini mengajarkan anak-anak tentang kepedulian terhadap sesama makhluk hidup serta memperkenalkan mereka pada perilaku dan kebutuhan berbagai jenis hewan secara nyata.

Tidak hanya itu, para siswa juga diajak untuk menanam tanaman. Kegiatan berkebun ini memberikan pelajaran berharga tentang proses pertumbuhan tumbuhan, pentingnya menjaga lingkungan, serta nilai kerja keras dan kesabaran yang diperlukan untuk merawat sesuatu dari awal hingga tumbuh subur.

Puncak keseruan bertambah saat anak-anak diajak untuk memanen hasil tanaman. Proses memanen ini memberikan kepuasan tersendiri sekaligus mengajarkan anak-anak tentang siklus alam, dari benih yang ditanam hingga menjadi sesuatu yang bermanfaat dan dapat dinikmati bersama.

Di Nara Kupu Village, anak-anak juga diperkenalkan kepada berbagai jenis makhluk hidup yang menjadi bagian dari ekosistem setempat. Pengenalan ini memperluas wawasan mereka tentang keanekaragaman hayati dan mengajarkan bahwa setiap makhluk, sekecil apa pun, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam.

Kegiatan ini sejalan dengan keyakinan bahwa setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Ada anak yang lebih mudah memahami sesuatu melalui pengalaman langsung, ada yang melalui pengamatan visual, dan ada pula yang melalui interaksi sosial. Nara Kupu Village hadir sebagai ruang yang mengakomodasi semua gaya belajar tersebut secara bersamaan.

Akun Instagram Nara Kupu Village menuliskan sebuah pesan inspiratif yang merangkum semangat kegiatan ini: “Jika ingin memahami dunia secara mendalam, pergilah ke taman untuk belajar dari alam yang tak pernah berbohong, dan ke perpustakaan untuk belajar dari pikiran manusia yang berusaha memahaminya.” Pesan ini menegaskan bahwa alam adalah guru terbesar yang selalu tersedia dan tak pernah menipu.

Kunjungan Bimbel Arrayyan ke Nara Kupu Village menjadi bukti nyata bahwa pendidikan berkualitas tidak harus terbatas pada empat dinding kelas. Dengan membawa anak-anak keluar dan membiarkan mereka berinteraksi langsung dengan alam, generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peka terhadap lingkungan dan kaya akan pengalaman hidup yang sesungguhnya.

Berita Terkait

TERKINI