JAKARTA — Metode pembelajaran bagi anak-anak usia dini kini terus berkembang dan tidak lagi terpaku di dalam ruangan. Konsep pendidikan luar ruangan (outdoor learning) semakin diminati karena dinilai efektif dalam membangun kedekatan antara anak dengan lingkungan sekitarnya sejak dini.
Salah satu implementasi nyata dari konsep ini terlihat dalam kolaborasi program edukasi terbaru. Bersama dengan komunitas “Ayo Main Bareng”, sejumlah anak-anak berkesempatan mengikuti kegiatan bertajuk Edufarm yang diselenggarakan secara interaktif.
Kegiatan edukatif tersebut dilangsungkan di kawasan hijau Nara Kupu Village. Tempat ini dipilih karena dinilai menyediakan ekosistem dan fasilitas yang representatif untuk mengenalkan dunia pertanian secara langsung kepada anak-anak.
Melalui program Edufarm ini, para peserta kecil diajak untuk keluar dari rutinitas ruang kelas konvensional. Mereka diberikan kesempatan berharga untuk berinteraksi dan belajar secara langsung dari alam terbuka.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengalaman praktis seputar dunia bercocok tanam. Anak-anak diajarkan secara bertahap mulai dari proses awal yang mendasar, seperti cara menanam bibit tanaman dengan benar pada media tanam yang disediakan.
Tidak berhenti pada proses menanam saja, para peserta juga diedukasi mengenai cara merawat tanaman tersebut secara berkala. Hal ini mencakup teknik penyiraman yang tepat hingga pemeliharaan agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal.
Pihak penyelenggara menekankan bahwa proses ini sangat penting untuk memberikan pemahaman mendalam kepada anak-anak. Mereka diajak untuk mengerti dan menghargai bahwa setiap hasil yang baik di alam selalu membutuhkan proses dan waktu.
Di samping memberikan pengetahuan teknis agrikultur, kegiatan menanam ini juga membawa misi pembentukan kepribadian. Aktivitas di alam terbuka dinilai bukan hanya sekadar tentang menumbuhkan tanaman, tetapi juga menumbuhkan karakter positif di dalam diri anak.
Melalui interaksi langsung dengan tanah dan tanaman, anak-anak diharapkan dapat melatih rasa tanggung jawab, kesabaran, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitar mereka.
Sebagai penutup, program Edufarm di Nara Kupu Village ini diharapkan dapat terus konsisten menciptakan pengalaman belajar yang berkesan, sekaligus menjadi alternatif edukasi rekreasi yang solutif bagi keluarga.




